|
|||||
Tausyiah KH.Zaenuddin Mz di BalaikotaMasjid Attaqwa Balaikota Bogor, pagi itu tampak dipenuhi jamaah. Ratusan jamaah yang terdiri dari aparat pemda dan jamaah yang datang dari enam wilayah Kecamatan se Kota Bogor memadati areal Masjid di lingkungan Pemkot Bogor tersebut. Nampak hadir Walikota Bogor Diani Budiarto, Wakil Walikota Achmad Rui’yat, Ketua DPRD Mufti Fauqi, dan jajaran Muspida Kota Bogor.Jamaah sudah berdatangan sejak pukul 04.00 pagi, yang diawali sholat subuh berjamaah. Sedangkan acara peringatan maulid baru dimulai pukul 05.00 wib hingga pukul 09.00 wib. Dalam ceramahnya KH. Zaenudin MZ mengatakan, bahwa hidup yang paling enak adalah hidupnya tukang parkir. Sebab, tukang parkir biar mobilnya banyak gak pernah sombong. Biarpun mobilnya tidak ada dia tidak pernah sedih. Lalu apa kuncinya, ? kata Kyai sejuta ummat itu, adalah karena tukang parkir tidak merasa memiliki, cuman merasa dititipi. Inilah tasyawuf, semua yang kita miliki hanya titipan. Siapa yang merasa memiliki bersiaplah untuk kehilangan. Tapi, kalau kita merasa dititipi hiduplah seperti tukang parkir. Makanya, kita hanya dititipi janganlah sombong, justru titipan harus dijaga dengan baik, sebab, kalau tidak yang nitip akan marah, “ tandas Zaenudin. Lebih lanjut Zaenudin mengatakan, saat ini merupakan abad pencitraan, banyak orang berlomba-lomba bikin bungkusan, ucapannya santun, tapi perbuatannya seperti firaun. Ada tiga penyakit yang diderita bangsa Indonesia saat ini yakni kudis, kurap, kutil, dengan sumber penyakitnya kuman. “Kudis yaitu kurang disiplin, Kurap kurang rapi, dan Kutil kurang teliti, sumbernya hanya satu Kuman yaitu kurang Iman, “ kata Zaenudin yang disambut aplous jamaah yang hadir. Dibagian lain Zaenudin juga mengkritisi menteri Kabinet Indonesia bersatu jilid II. Menteri–menteri yang baru dilantik seharusnya niatnya seperti niat puasa, jangan langsung niat buka puasa. Bukankah puasa hanya menunda makan, ? baru boleh makan setelah waktu maghrib. Begitupun dengan menteri-menteri mestinya baru bisa naik mobil mewah, setelah situasi ekonomi membaik, dan rakyatnya sejahtera, namun kenyataannya baru saja dilantik sudah naik mobil seharga Rp 1.3 miliar, sesalnya. Sumber: admin |
|
||||
|
Copyright © 2005 MasjidKotaBogor.Com Tidak dilarang untuk menyalin isi dari situs ini dengan menulis sumber URL |
|||||
|
|
|
|
|
||